Cerita Rakyat Indonesia asal Lebong, Bengkulu yang sangat terkenal hingga saat ini “Cerita Legenda Tujuh Kepala Ular” merupakan kisah fiksi. Namun sebagian orang disana percaya sama legenda tua tersebut.

Di Lebong, Bengkulu terdapat sebuah Danau Tes yang cukup besar & dalam, tidak ada masyarakat berani bermain disana / berbuat onar. Katanya disana ada ular berkepala 7 yang mehuni dalam danau tersebut.

Mari baca kisah lebih lengkapnya dibawah ini, cerita rakyat yang sangat melegenda. Namun masih sangat seru untuk dibaca, biasanya kalangan anak remaja sangat senang dengan kisah seperti ini.

Cerita Legenda Tujuh Kepala Ular Asal Bengkulu

Cerita Legenda Tujuh Kepala Ular

Kisah ini bermula dari sebuah kerajaan di Bengkulu, dimana seorang Raja akan menikahkan anak pertamanya berma Meram dengan seorang putri. Namun sebelum pernikahan dilangsungkan, syarat dari pihak kerjaan adalah kedua calon pengantin ini harus mandi di Danau Tes.

Lalu kedua pasangan pengantin ini pun masuk ke dalam Danau Tes. Namun setelah beberapa menit keduanya menghilang bersama tanpa jejak. Mendengar kabar mengerikan itu, sang Raja menyuruh semua tentara kerajaan untuk berenang mencari mereka ke Danau.

Namun sayang, tidak ada pertanda keberadaan dari pangeran Meram & calon istrinya tersebut. Raja pun menjadi sangat sedih, hingga seorang kakek tua yang suci datang menghadap kepadanya. Kakek suci mengatakan kalau pangeran Meram & putri telah di culik ular kepala 7.

Ular Kepala Tujuh

Dan anak Raja ke-2 bernama Merik lah yang mempunyai kemampuan sihir untuk mengalahkan 7 kepala ular. Pangeran Merik pun bersedia pergi ke Danau dan bertarung dengan siluman ular berkepala tujuh. Dengan kemampuany sihirya akhirnya ular berkepala tujuh berhasil dikalahkan.

Perkelahian antara pangeran Merik & ular berkepala 7 ini berlangsung selama 7 hari. Pangeran Merik hampir saja kalah, dan kehilangan nyawanya. Namun di detik terakhir pangeran Merik menemukan titik kelemahan dari siluman ular berkepala 7 kemudian segera menyerangnya.

Pangeran Meram & putri bisa kembali diselamatkan dan pernikahan pun dilangsungkan. Namun Raja akhirnya menunjuk pangeran Merik untuk menjadi raja selanjutnya. Dan ular berkepala tujuh dijadikan tentara yang berada dibawah kepemimpinan pangeran Merik.

Muncul banyak sekali mitos akibat cerita dongeng ini, banyak yang percaya jika ketika berada di danau ini akan ada keberuntungan karena dianggap suci, dan tidak sedikit orang yang ketika berada disini akan secepatnya untuk melakukan daftar slot online terpercaya pada situs slot online terbaik untuk mendapatkan user id di situs judi slot online resmi dan terpercaya.